Asuhan gizi diet bronkitis

Protein, Calcium, Reducing Sodium, and More. Sedangkan pada Asuhan gizi diet bronkitis Kronik dan Batuk Berulang adalah sebagai berikut: Syahbudin S. A systematic review of RCT.

Jaga kebersihan makanan dan biasakan cuci tangan sebelum makan. Dengan teknik ini pasien akan bernafas lebih efisien dan efektif. Sel alveolar tipe II sel — sel yang aktif secara metabolik, mensekresi surfactan, suatu fosfolipid yang melapisi permukaan dalam dan mencegah alveolar agar tidak kolaps.

Menikah, tinggal bersama istri yang berusia 62 tahun dan memiliki empat orang anak yang keempatnya tidak tinggal bersama dalam satu atap. Intoleran aktifitas berhubungan dengan insufisiensi ventilasi dan oksigenasi.

Kepada orang tua hendaknya diberikan penyuluhan kesehatan dan gizi, khususnya tentang mengatur makanan, memilih bahan makanan, dan mengolahnya sesuai dengan kemampuan daya belinya.

Catat adanya bunyi napas misalnya mengi, krekels, ronki. Kejadian diare: Oleh karena itu, perawat perlu memonitor adanya oliguria yang merupakan salah satu tanda awal dari syok.

Asuhan Keperawatan Bronkitis

Rencana tindakan: Obat yang digunakan saat ini: Instruksikan untuk latihan afas, batuk efektif dan latihan kondisi umum. Bronkhitis pada anak berbeda dengan bronchitis yang terdapat pada orang dewasa. Terdapat ko-morbid yang berat, misalnya edema paru, keganasan c.

Kaji tingkat kecemasan ringan, sedang, berat. Ditandai dengan batuk-batuk hampir setiap hari disertai dengan pengeluaran dahak, sekurang-kurangnya 3 bulan berturut-turut dalam satu tahunnya dan terjadi paling sedikit selama 2 tahun Bronkitis adalah suatu peradangan dari bronkioli, bronkus dan trakea oleh berbagai sebab.

Kebiasaan merokok pada bapak H menjadi salah satu factor resiko terpenting, jauh lebih penting dari factor resiko lainnya. Takikardia, disritmia dan perubahan tekanan darah dapat menunjukkan efek hipoksemia sistemik pada fungsi jantung. Kebutuhan protein seperti pada umumnya, protein dapat meningkatkan ventilasi semenit oxigen comsumptiondan respons ventilasi terhadap hipoksia dan hiperkapni.

Diabetes melitus dan pengelolaannya. Etiologi dan Klasifikasi 1. Terapi diet yang diberikan: DRG menunjukkan rerata lama dirawat: Pasien PPOK dipertimbangkan untuk menggunakan ventilasi mekanik di rumah sakit bila ditemukan keadaan sebagai berikut: Besar sampel dalam penelitian kesehatan.

Bunyi jantung tambahan biasanya tidak didapatkan. Ayahnya memiliki riwayat kanker paru-paru Demografi: Bronkhitis kronik dapat dibagi atas: Kurangnya pemenuhan informasi yang berhubungan dengan ketidakjelasan sumber informasi. Bronkitis Akut yang tidak ditangani cenderung menjadi Bronkitis Kronik 2.

Pada kasus Bapak H, diagnosis yang dibuat adalah sebagai berikut; 1. Faktor predisposisi terjadinya bronkitis akut adalah perubahan cuaca, alergi, polusi udara dan infeksi saluran nafas atas kronik memudahkan terjadinya bronkitis Ngastiyah; ; Glukosa biasanya secara intravena diberikan bila terdapat tanda- tanda hipoglikemia.

Melakukan perubahan pola hidup dan berpartisipasi dalam program pengobatan. Maka baik untuk pasien PPOK untuk meningkatkan asupan lemak dan menurunkan asupan karbohidrat sehingga dapat menurunkan kadar CO2 dalam darah.

Untuk menentukan penyebab dispnoe, melihat obstruksi, memperkirakan derajat disfungsi.Asupan zat gizi protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan cairan sesuai perhitungan dan syarat elbfrollein.com: UGI (Untukgiziindonesia).

Bronkitis akut adalah penyakit infeksi saluran nafas akut (inflamasi bronkus) yang biasanya terjadi pada bayi dan anak yang biasanya juga disertai dengan trakeitis (Ngastiyah; ; 36). Bronkitis biasa juga disebut dengan laringotrakeobronkitis akut atau croup dan paling sering menyerang anak usia 3 tahun (Ngastiyah; ; 37).Author: Agusjatmikonursing.

TATALAKSANA DAN ASUHAN GIZI PADA BALITA KURANG ENERGI PROTEIN (KEP) Rifka Laily Mafaza A. Kekurangan Energi Protein (KEP) Kurang Energi Protein (KEP) adalah seseorang yang kurang gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam.

Bronkitis adalah suatu peradangan pada saluran bronkial atau bronki. Peradangan tersebut disebabkan oleh virus, bakteri, merokok, atau polusi udara (Samer Qarah, ). A.

KONSEP DASAR 1. DEFINISI Bronkitis adalah penyakit pernapasan obstruktif yang sering dijumpai yang disebabkan oleh peradangan bronkus. Penyakit ini biasanya berkaitan dengan infeksi virus atau bakteri atau inhalasi iritan misalnya asap rokok dan zat-zat kimia yang terdapat dalam polusi udara.

Bronkitis Akut yang tidak ditangani cenderung menjadi Bronkitis Kronik. b. Pada anak yang sehat jarang terjadi komplikasi, tetapi pada anak dengan gizi .

Asuhan gizi diet bronkitis
Rated 4/5 based on 77 review